Umar Abdul Aziz Raih Juara 2 MHQ Sewilayah III Cirebon

oleh -738 Dilihat
oleh

Umar Abdul Aziz Raih Juara 2 MHQ Sewilayah III Cirebon

Portal Media Kota Cirebon Pesantren Tahfizh Sabilul Qur’an di Cirebon kembali menegaskan kiprahnya sebagai lembaga pendidikan yang konsisten melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal 30 juz, tetapi juga memahami makna dan kandungan Al-Qur’an secara mendalam. Didirikan dengan visi membentuk insan berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan berwawasan luas, pesantren ini terus menunjukkan perannya dalam membina santri yang unggul baik dalam bidang keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

Dalam kesehariannya, para santri Sabilul Qur’an tidak hanya disibukkan dengan kegiatan menghafal Al-Qur’an (tahfizh), tetapi juga aktif dalam kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Melalui kegiatan seperti bakti sosial, pengajian keliling, hingga program dakwah remaja masjid, pesantren ini berupaya menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an ke tengah masyarakat.

“Pesantren kami berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat hafalannya, tetapi juga peka terhadap lingkungan sosialnya. Santri harus menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar salah satu pengasuh pesantren, Ustadz H. Fathurrahman, ketika ditemui seusai acara penyerahan penghargaan Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) tingkat Sewilayah III Cirebon, Senin (27/10/2025).

Ajang MHQ tingkat Sewilayah III Cirebon yang diikuti oleh ratusan penghafal Al-Qur’an dari berbagai pesantren dan lembaga tahfizh di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan menjadi momentum berharga bagi para santri Sabilul Qur’an. Dalam ajang bergengsi tersebut, salah satu santri terbaik mereka, Umar Abdul Aziz, yang kini duduk di kelas IX, berhasil meraih Juara 2 kategori Hifzhil Qur’an.

Wajah haru dan bahagia tampak terpancar dari Umar ketika namanya diumumkan sebagai pemenang. Baginya, capaian ini bukan sekadar prestasi, tetapi bukti nyata bahwa kesabaran, ketekunan, dan doa tak pernah mengkhianati hasil.

“Setiap hari saya berusaha menjaga hafalan dengan muroja’ah bersama ustadz. Kadang terasa berat, tapi ustadz selalu mengingatkan bahwa perjuangan menghafal Al-Qur’an adalah ibadah yang akan selalu dijaga Allah,” ujar Umar dengan mata berkaca-kaca.

Menurut Ustadz Fathurrahman, keberhasilan Umar adalah hasil sinergi antara bimbingan intensif para ustadz dan semangat juang para santri. “Kami di Sabilul Qur’an menekankan keseimbangan antara ilmu dan adab. Karena sehebat apa pun hafalan seseorang, tanpa akhlak dan keikhlasan, ilmunya tidak akan membawa manfaat,” jelasnya.

Pesantren Sabilul Qur’an kini memiliki lebih dari 200 santri aktif, dengan program unggulan tahfizh intensif, tafsir tematik, serta leadership Qur’ani. Selain fokus pada hafalan, pesantren juga memberikan pendidikan formal dan pelatihan keterampilan seperti jurnalistik Islami, teknologi informasi dasar, serta pengembangan kewirausahaan berbasis syariah.

Tak hanya berprestasi di bidang tahfizh, beberapa santri juga tercatat aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti program “Santri Peduli Sesama,” yang rutin menyalurkan bantuan sosial ke panti asuhan dan masyarakat kurang mampu di sekitar Cirebon.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pesantren Tahfizh Sabilul Qur’an Cirebon terus membuktikan dirinya sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi muda Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan siap berkontribusi untuk bangsa.

“Harapan kami, para santri Sabilul Qur’an dapat menjadi pemimpin masa depan yang membawa cahaya Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupan,” pungkas Ustadz Fathurrahman.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.