
Portal Media Kota Cirebon – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus melakukan langkah strategis dalam mengembangkan sektor pariwisata, khususnya wisata bahari. Upaya ini menjadi bagian dari program jangka panjang Pemkot untuk mengoptimalkan potensi pesisir yang dimiliki Kota Cirebon sebagai daya tarik wisata baru, sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat.
Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap wilayah pesisir untuk dijadikan kawasan wisata bahari. Dari hasil kajian dan rencana awal, terdapat empat titik utama yang akan menjadi fokus pengembangan.
“Yang pertama adalah kawasan Pelabuhan Cirebon yang berada di bawah pengelolaan Pelindo. Lahan yang telah disiapkan kurang lebih seluas 3 hingga 4 hektare dan akan menjadi salah satu lokasi strategis pengembangan wisata bahari. Nantinya, area ini tidak hanya akan difungsikan sebagai pelabuhan komersial, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang terintegrasi,” jelas Agus saat diwawancarai Radar Cirebon.
Agus menambahkan, rencana ini tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga melibatkan desain kawasan yang mampu menonjolkan karakter budaya pesisir dan maritim Cirebon. Dengan begitu, wisatawan tidak hanya menikmati panorama laut, tetapi juga dapat merasakan pengalaman wisata yang khas dan edukatif.
Selain Pelabuhan Cirebon, tiga titik lainnya yang dirancang antara lain:
-
Kawasan Kejawanan, yang akan dikembangkan melalui kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP),
-
Waterland, yang akan dioptimalkan sebagai destinasi wisata keluarga dengan fasilitas modern,
-
dan Pantai Kesenden, yang akan ditata ulang menjadi sentra kuliner laut dan ruang publik terbuka bagi masyarakat.
“Keempat titik ini saling melengkapi. Kita ingin menghadirkan kawasan wisata bahari yang tidak hanya menarik wisatawan lokal, tapi juga mampu bersaing secara regional bahkan nasional,” ujarnya.
Agus juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan menggandeng berbagai pihak seperti investor swasta, komunitas lokal, pelaku UMKM, dan instansi vertikal untuk mewujudkan proyek ini. Pemerintah daerah akan berperan sebagai fasilitator dan regulator agar pengembangan kawasan berjalan sesuai rencana.
“Konsep wisata bahari ini bukan proyek jangka pendek. Butuh tahapan dan kolaborasi lintas sektor. Kami ingin hasilnya benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Cirebon,” tegasnya.
Selain pengembangan fisik kawasan, Pemkot juga tengah merancang agenda promosi dan festival maritim yang dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada November 2025. Festival ini diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkenalkan potensi wisata pesisir Cirebon kepada publik luas dan menarik investor pariwisata.
Dengan rencana besar ini, Pemkot Cirebon berharap sektor pariwisata bahari dapat menjadi salah satu lokomotif ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat identitas budaya maritim, serta meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke kota ini.


![Korban-Kcelakaan-Maut-Gebang[1]](https://www.asyabahiskayit.com/wp-content/uploads/2025/12/Korban-Kcelakaan-Maut-Gebang1-148x111.webp)