
Portal Media Kota Cirebon – Kejadian mengejutkan terjadi di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Kota Cirebon, Rabu (23/10/2025), sekitar pukul 13.30 WIB. Empat tahanan yang baru saja selesai menjalani sidang nekat melarikan diri dari ruang tahanan pria di gedung PN Kota Cirebon. Aksi pelarian ini sempat membuat panik aparat dan masyarakat sekitar pengadilan karena berlangsung cepat dan berani di siang bolong.
Menurut informasi yang dihimpun dari pihak Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, keempat tahanan tersebut diduga kabur melalui plafon kamar mandi ruang tahanan pria, sebelum kemudian melompat ke area belakang pengadilan dan melarikan diri ke arah selatan menuju kawasan Q Garden. Para tahanan diketahui merupakan pelaku dari dua perkara berbeda, yakni pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan asusila.
Setelah laporan pelarian diterima, petugas dari Kejaksaan Negeri dan PN Kota Cirebon segera melakukan penyisiran ke sejumlah titik di sekitar lokasi. Pencarian dilakukan secara menyebar ke arah selatan dan barat gedung pengadilan, termasuk ke area perumahan warga dan semak-semak di belakang kantor PN. Upaya pengejaran dipimpin langsung oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Slamet Haryadi, didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Ferry Novianto serta Kasi Barang Bukti (BB) Gema Wahyudi.
Setelah hampir satu jam pencarian intensif, petugas berhasil mengamankan tiga dari empat tahanan yang kabur. Satu orang ditangkap saat bersembunyi di semak-semak belakang PN Kota Cirebon, satu lainnya berhasil diamankan ketika mencoba menyeberang jalan di depan rumah makan, sementara satu tahanan lainnya tertangkap setelah dibantu warga yang sedang makan siang di sekitar lokasi.
Seorang saksi mata mengatakan, suasana sempat ricuh ketika salah satu tahanan berlari melewati jalan kecil di belakang pengadilan. “Kami lihat ada orang berpakaian tahanan lari kencang, langsung diteriaki warga dan dikejar petugas,” ungkap seorang pedagang sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut.
Petugas gabungan kemudian menggiring ketiga tahanan kembali ke ruang tahanan PN Kota Cirebon untuk diamankan. Sementara itu, satu tahanan lainnya masih dalam pengejaran, dan pihak Kejaksaan bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan pencarian lebih luas.
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, Slamet Haryadi, memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan tahanan. “Kami akan memperketat prosedur pengawalan dan pengamanan tahanan, terutama saat berada di ruang sidang dan ruang tunggu pengadilan. Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang kembali,” ujarnya kepada wartawan.
Peristiwa ini juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap ruang tahanan sementara di area pengadilan. Beberapa warga berharap agar pengamanan diperketat, terutama dengan pemasangan kamera CCTV tambahan dan peningkatan jumlah petugas jaga.
Hingga malam hari, tim gabungan dari Kejaksaan Negeri Kota Cirebon, PN Kota Cirebon, dan Polres Cirebon Kota masih melakukan patroli dan penyisiran di beberapa titik yang dicurigai menjadi tempat persembunyian tahanan yang belum tertangkap.
Kejadian kaburnya empat tahanan ini menimbulkan perhatian publik luas dan menjadi peringatan bagi instansi terkait untuk memperbaiki sistem keamanan, terutama di lokasi vital seperti pengadilan dan lembaga penegak hukum.


![Korban-Kcelakaan-Maut-Gebang[1]](https://www.asyabahiskayit.com/wp-content/uploads/2025/12/Korban-Kcelakaan-Maut-Gebang1-148x111.webp)