100 Becak Listrik Dibagikan di Indramayu: Inisiatif Nasional untuk Pengentasan Kemiskinan

Portal Media Kota Cirebon – ebanyak 100 unit becak listrik resmi dibagikan oleh Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Republik Indonesia di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Program ini ditujukan bagi pengemudi lansia, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendukung pengurangan angka kemiskinan di wilayah tersebut.
Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang bertujuan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Program ini baru permulaan. Becak listrik nasional nantinya akan hadir di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi besar pengentasan kemiskinan,” ungkap Budiman dalam sambutannya, Jumat (14/11/2025).
Kabupaten Indramayu Masuk Tahap Prioritas
Indramayu menjadi salah satu prioritas tahap pertama pelaksanaan program becak listrik. Hal ini dipilih berdasarkan data kemiskinan dan jumlah pengemudi becak tradisional yang sudah lanjut usia, sehingga program ini diharapkan memberikan dampak sosial yang signifikan.
Program ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, yaitu memberikan dukungan langsung kepada masyarakat melalui sarana kerja produktif, sekaligus memperkenalkan moda transportasi modern, efisien, dan ramah lingkungan.
“Becak listrik diharapkan menjadi sarana kerja bagi para pengemudi lansia dan juga menjadi moda transportasi modern yang lebih efisien,” tambah Budiman.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Penerima manfaat program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan harian mereka, mengingat becak listrik mampu menempuh jarak lebih jauh dan lebih cepat dibanding becak konvensional. Selain itu, penggunaan energi listrik membuat operasional lebih murah dan ramah lingkungan, mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dari kendaraan bermotor berbahan bakar fosil.
BP Taskin juga bekerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas lokal, dan LSM untuk memberikan pelatihan penggunaan dan perawatan becak listrik. Hal ini dimaksudkan agar para pengemudi lansia dapat memaksimalkan manfaat ekonomi dari program tersebut.
Strategi Nasional Pengentasan Kemiskinan
Budiman menegaskan bahwa program ini hanya salah satu dari serangkaian langkah strategis BP Taskin untuk mengurangi kemiskinan di seluruh Indonesia. Beberapa strategi lain mencakup:
-
Pemberian bantuan langsung untuk keluarga pra-sejahtera
-
Pelatihan keterampilan dan wirausaha bagi masyarakat marginal
-
Pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi lokal
-
Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta untuk menciptakan lapangan kerja
“BP Taskin melaksanakan mandat nasional untuk memastikan bahwa setiap program yang diluncurkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat miskin, tidak hanya secara finansial, tetapi juga melalui peningkatan kemampuan dan kesejahteraan jangka panjang,” kata Budiman.
Harapan Masyarakat
Penerima manfaat dan masyarakat sekitar menyambut baik program ini. Banyak yang berharap program becak listrik akan memperluas kesempatan kerja bagi pengemudi lansia dan menjadi inspirasi bagi pengembangan transportasi ramah lingkungan di kota-kota lain di Indonesia.
Selain itu, warga berharap program serupa dapat menjangkau lebih banyak wilayah, sehingga seluruh pengemudi becak tradisional dapat merasakan manfaat dari teknologi dan dukungan pemerintah.
Dengan hadirnya 100 unit becak listrik di Indramayu, diharapkan langkah awal ini menjadi titik awal transformasi sosial dan ekonomi, yang dapat direplikasi di berbagai daerah untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.


![Korban-Kcelakaan-Maut-Gebang[1]](https://www.asyabahiskayit.com/wp-content/uploads/2025/12/Korban-Kcelakaan-Maut-Gebang1-148x111.webp)