Peringati Hari Santri Nasional 2025, Polwan Polresta Cirebon Ikut Lomba Hadroh

oleh -703 Dilihat
oleh

Polwan Polresta Cirebon Haru-Birukan Peringatan Hari Santri Nasional dengan Lantunan Salawat

Peringati Hari Santri Nasional 2025, Polwan Polresta Cirebon Ikut Lomba Hadroh

Portal Media Kota Cirebon — Siapa bilang polisi hanya tegas di lapangan? Sejumlah polwan (polisi wanita) dari Polresta Cirebon membuktikan sisi lain profesi mereka yang penuh kelembutan dan nilai religius.

Dengan mengenakan seragam lengkap dan memegang rebana di tangan, para srikandi berseragam cokelat itu berhasil memukau ratusan pasang mata saat melantunkan lagu “Ya Nabi Salam Alaika” dalam ajang Lomba Hadroh Hari Santri Nasional ke-10, Selasa (21/10/2025).

Dentuman rebana berpadu harmonis dengan suara lembut para polwan membuat halaman Mapolresta Cirebon berubah total. Biasanya menjadi tempat kendaraan dinas berlalu-lalang dan instruksi komando bergema, kali ini suasana berganti khidmat — dipenuhi salawat yang menyejukkan hati dan menggetarkan jiwa.

“Di lapangan kami memang harus tegas, tapi di atas panggung ini kami belajar menenangkan hati lewat salawat. Seragam dan salawat itu dua sisi yang saling melengkapi,” ujar Brigadir Ambar Zaina, vokalis grup hadroh Polwan Polresta Cirebon, sambil tersenyum haru.

Tak hanya aparat kepolisian, masyarakat pun turut larut dalam keindahan lantunan salawat tersebut. Sejumlah penonton bahkan tampak menitikkan air mata saat para polwan menutup penampilan mereka dengan ucapan doa untuk keselamatan bangsa dan para santri Indonesia.


70 Grup Hadroh Ramaikan Hari Santri di Cirebon

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Santri Nasional ke-10 tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Polresta Cirebon bekerja sama dengan Kementerian Agama serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon.

Tercatat 70 grup hadroh dari berbagai pondok pesantren di wilayah Cirebon turut ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Acara berlangsung meriah sejak pagi hingga malam hari, diwarnai dengan sholawat, tausiyah, dan doa bersama untuk keselamatan negeri.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat pesantren.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk membangun nilai moral dan spiritual di tengah masyarakat,” ujar Kapolresta Arif.

Beliau juga menegaskan bahwa peringatan Hari Santri Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai toleransi, kebangsaan, dan cinta damai, terutama di tengah situasi sosial yang menuntut harmoni antarwarga.


Pesan Damai di Tengah Kemeriahan

Selain menampilkan grup hadroh, acara juga disemarakkan dengan berbagai kegiatan sosial seperti bazar UMKM, doa bersama santri lintas pesantren, serta pembacaan resolusi jihad sebagai simbol semangat perjuangan para santri terdahulu.

Di sela-sela acara, suasana semakin haru ketika seluruh peserta berdiri bersama melantunkan lagu “Indonesia Raya” dan “Syubbanul Wathon”, yang menggema di seluruh halaman Mapolresta Cirebon.

Bagi masyarakat yang hadir, momen itu bukan hanya sekadar hiburan, melainkan juga refleksi spiritual tentang makna pengabdian dan kesederhanaan.

“Lihat mereka, pakai seragam tapi bisa salawat seindah itu. Rasanya adem,” ujar Siti Aminah (45), salah satu penonton yang datang bersama anaknya dari Kecamatan Sumber.

Dengan kegiatan ini, Polresta Cirebon berharap hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat pesantren semakin erat, menjadikan Cirebon sebagai kota yang religius, harmonis, dan berbudaya.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.